TEKNIK DASAR PENCAK SILAT Pencak silat berasal dari INDONESIA, Nama Induk pencak silat di indonesia yaitu IPSI, Pencak silat merupakan sebuah seni bela diri warisan leluhur bangsa Indonesia yang tetap lestari hingga masa modern ini. Gerakan pencak silat modern berbeda dengan pencak silat tradisional. Pencak silat modern di di desain mengikuti perkembangan zaman. Saat ini persebaran olahraga pencak silat bahkan sudah mendunia. Lihat saja Amerika, Belanda, Jerman dan masih banyak negara dibelahan dunia lain antusias mempelajari olahraga pencak silat. Dalam pertandingan pencak silat tidak hanya terdapat satu kategori. Terdapat 4 kategori dalam pertandingan pencak silat. 1. Kategori Tanding Kategori tanding memperlihatkan 2 orang dari dua sudut yang berbeda (merah dan biru) yang saling serang untuk meraih kemenangan. Serangan sudah pasti menggunakan kaidah-kaidah yang ada dalam pencak silat dan peraturan yang telah ditetapkan panitia pertandingan. Pada kategori tanding terdapat pembagian kelas yang dipisahkan menurut usia dan berat bedan. Sehingga tidak akan terjadi ketimpangan yang cukup besar dalam bertanding. 2. Kategori Tunggal Kategori ini hanya menampilkan seorang pesilat yang melakukan jurus seni tunggal atau wiraloka. Unsur keindahan sangat dapat dirasakan pada kategori tunggal karena memang pesilat harus melakukan gerakan yang mantap dan benar sesuai baku serta harus sesuai peraturan yang telah ditetapkan 3. Kategori Ganda Kategori ganda mirip dengan kategori tanding dalam jumlah pesilat yaitu ada 2. Tetapi yang bertanding dalam kategori ini adalah berasal dari tim yang sama. Mereka memperagakan kemahiran dalam teknik serang bela. Gerakan mereka diperlihatkan secara terencana, efektif, estetis, mantap serta logis dalam rangkaian gerakan. Pada permulaan 2 pesilat dari tim yang sama ini memulai gerakan dengan tangan kosong dilanjutkan dengan senjata. 4. Kategori Regu Kategori ini dilakukan oleh 3 pesilat dari tim yang sama. Mereka menampilkan jurus baku secara bersamaan. Ketiga pesilat ini melakukan gerakan dengan mantap, penuh penjiwaan serta kompak dengan tangan kosong. Teknik dasar pencak silat sebagai bela diri ternyata ada bermacam-macam. Teknik ini bisa dipelajari oleh semua kalangan, termasuk pemula sekalipun. Bagi Anda yang tertarik mempelajari seni bela diri asal Indonesia ini, ada baiknya mengetahui teknik dasarnya sebagai gambaran sebelum Anda memulai latihan sebenarnya. Pada dasarnya, pencak silat memiliki filosofi gerakan untuk pertahanan diri dari bahaya yang mengintai dan mungkin mengancam keselamatan Anda. Teknik dasar pencak silat sudah dilakukan oleh leluhur bangsa Indonesia dan kini banyak dipelajari oleh berbagai negara. Indonesia termasuk negara yang disegani dalam hal pencak silat sebagai cabang olahraga bela diri. Tak heran, karena para atlet pencak silat Tanah Air telah berhasil menyabet 14 medali emas di kejuaraan multiajang Asian Games 2018. Dengan kata lain, jumlah tersebut nyaris setengah dari perolehan emas Tim Merah-Putih yang kala itu mengoleksi total 30 medali emas. Teknik dasar pencak silat Pencak silat adalah jenis olahraga yang cocok dilakukan oleh semua orang, mulai dari pria atau wanita, anak-anak atau orang dewasa, termasuk orang yang ingin berlatih ilmu bela diri ataupun ingin meningkatkan massa otot. Teknik dasar pencak silat pun relatif bisa dipelajari oleh semua orang, seperti berikut ini. 1. Teknik kuda-kuda Kuda-kuda adalah teknik dasar pencak silat yang berpusat pada posisi kaki saat menapak tanah. Fungsinya ialah menjaga keseimbangan saat menyerang maupun bertahan dari serangan lawan. Teknik kuda-kuda ini sangat beragam, mulai dari kuda-kuda depan, tengah, belakang, samping, silang, maupun teknik kuda-kuda depan-belakang. Untuk mempelajari teknik ini dengan benar, Anda sebaiknya meminta bantuan pelatih agar tidak salah dalam menerapkan teknik yang paling dasar dari setiap gerakan pencak silat ini. 2. Teknik sikap pasang Sikap pasang adalah teknik dasar pencak silat yang posisinya dikombinasikan dengan kuda-kuda. Sikap pasang ini membutuhkan fleksibilitas tubuh agar dapat cepat beradaptasi dengan situasi yang Anda hadapi, baik untuk bertahan maupun menyerang. 3. Teknik arah Dalam teknik dasar pencak silat, teknik arah dikenal juga sebagai 8 penjuru mata angin. Salah satu alasannya karena teknik ini berhubungan dengan arah seorang pendekar pencak silat akan melangkah saat menyerang atau bertahan. 4. Teknik pola langkah Pola langkah adalah gerakan kaki yang terpola secara taktis agar Anda mendapatkan posisi yang menguntungkan saat berhadapan dengan lawan. Pola langkah ini sendiri terdiri atas beberapa macam gerakan, yakni pola langkah lurus, zig-zag, langkah U dan S, segitiga, maupun segi empat. 5. Teknik tendangan Teknik tendangan dalam pencak silat bukan hanya gerakan yang dilakukan oleh tulang kering dan telapak kaki, melainkan juga oleh lutut. Ada beberapa jenis tendangan yang menjadi teknik dasar pencak silat, yaitu tendangan lurus, sabit, tendangan T, jejak, dan tendangan belakang. 6. Teknik pukulan Pukulan yang dikenal dalam teknik dasar pencak silat terdiri atas 4 jenis, yakni pukulan lurus, pukulan tegal, pukulan bandul, dan melingkar. Gerakan pukulan ini bisa digunakan untuk menyerang lawan maupun bertahan dari serangan musuh. 7. Teknik tangkisan Ini adalah teknik dasar pencak silat yang penting untuk bertahan dari serangan lawan. Ada 3 jenis teknik tangkisan dalam olahraga ini, yaitu tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah. 8. Teknik guntingan Teknik dasar pencak silat ini dilakukan untuk menjatuhkan atau merobohkan lawan. Seperti namanya, teknik ini dilakukan dengan ‘menggunting’ atau menjepit kaki lawan dengan kedua kaki Anda. Dalam pencak silat, teknik guntingan bisa berupa gunting depan, samping, belakang, maupun guntingan atas.